CANTING CANTIQ
Judul novel : Canting Cantiq
Pengarang : Dyan Nuranindya
Penerbit : PT. Gramedia Pustaka Utama
Sinopsis :
Melanie Adiwijoyo
merupakan anak tunggal dari pengusaha ternama. Hal ini membuat ia
memiliki hidup yang sempurna. Segala kebutuhan yang ia perlukan pasti
dipenuhi. Sedari dulu cita-citanya adalah menjadi model internasional.
Tetapi impiannya hancur saat mengetahui ayahnya bangkrut dan membuat Mel
terpaksa meninggalkan Jakarta dan tinggal di Jogja bersama Eyangnya
yang bernama Eyang Santoso.
Di Jogja ternyata Eyang Santoso tidak
tinggal sendirian. Ia tinggal bersama anak-anak kos yang memiliki
penampilan aneh-aneh, mulai dari Dara, cewek tomboy yang ternyata
bekerja sebagai penyiar radio dan memiliki rambut yang di-highlight pink. Ada Saka, cowok yang
berpenampilan tradisional ala Jawa. Ada Ipank, anak yang hobi mendaki
gunung dan memiliki sifat yang temperamental. Ada Jhony yang berambut
kribo dan buta warna. Juga Aiko, cewek pendiam berwajah oriental yang
hobi memakai minyak telon.
Ada juga Dido, cowok aneh berkacamata
tebal dan berambut jingkrak seperti Fidi Dido dan Bima cowok ganteng
yang pendiam. Mel juga bertemu dengan seorang desainer kebaya terkenal
bernama Aryati Sastra yang nantinya akan sangat mempengaruhi kehidupan
Mel.
Apakah Mel akan sanggup meninggalkan kehidupan shopping, salon dan teman-teman
cantiknya dan hidup mandiri di lingkungan barunya ?
Resensi novel Canting Cantiq dari kami :
Hal
positif yang kami dapat dari novel ini :
Novel ini memberi pesan
moral bahwa kita harus hidup dengan mandiri dan tidak boleh salalu
bergantung pada orang lain. Kita juga tidak boleh memilih-milih teman.
Kita juga tidak boleh boros dan tifak boleh menghambur-hamburkan uang
untuk hal yang tidak penting.
Menurut kami, novel ini cocok bagi
para remaja. Sesuai dengan rating-nya yaitu novel ini merupakan novel teenlit. Isi novel ini juga memberi
hal positif pada para pembaca muda. Hal-hal positif tersebut antara lain
seperti yang sudah kami sebutkan tadi

Tidak ada komentar:
Posting Komentar